Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Tanya Jawab seputar Kundalini dng Raja Kudalini
Tue May 15, 2012 12:26 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 3
Sun Mar 25, 2012 4:42 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 2.
Sun Mar 25, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Kundalini Part 1 By TRIMURTI YOGA KUNDALINI
Sat Mar 24, 2012 9:24 pm by henry_gautama

» Kundalini-not Only in Hinduism
Sat Mar 24, 2012 8:52 pm by henry_gautama

» Pandangan Tantrayana ttg Pembangkitan Kundalini:
Fri Mar 23, 2012 9:52 pm by henry_gautama

» Beasiswa S1
Tue Mar 20, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Lowongan MANAGER OPERASIONAL
Tue Mar 20, 2012 4:37 pm by henry_gautama

» Mengenal lebih dekat Kundalini
Tue Mar 20, 2012 3:16 pm by henry_gautama

Connect Facebook
Samudera Hati (TYK)

Samudera Hati (TYK)

Gallery


December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Poll
Counter
Anda pengunjung yang ke :
www.samuderahati.co.cc

Statistics
Total 68 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah Enung Martina

Total 428 kiriman artikel dari user in 160 subjects

Pengalaman umum yg di dapatkan dlm praktek meditasi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Pengalaman umum yg di dapatkan dlm praktek meditasi

Post  henry_gautama on Fri Jul 17, 2009 9:00 am

a. Bayangan dan Sensasi Aneh





Orang yang bermeditasi kadangkala melihat bayangan aneh muncul di dalam pikirannya, atau merasakan sensasi seperti tubuh membesar atau mengerut, atau pikiran mengambang di luar tubuh. Ini adalah reaksi normal karena pikran menyesuaikan diri pada aktivitas baru dan tidak perlu dikuatirkan.



Di sisi lain, jangan melekat pada pengalaman seperti ini atau mencoba mengulanginya kembali - ini hanya akan menjauhkan Anda dari tujuan meditasi yang sebenarnya. Amati saja bayangan atau perasaan apapun yang muncul tanpa melekat atau menikmatinya, serta biarkan semua itu lenyap dengan sendirinya.



Walaupun demikian, jika ada pengalaman mengganggu yang seringkali munul dan Anda tidak mampu melepaskan diri darinya, Anda harus berkonsultasi dengan guru meditasi atau seorang praktisi yang sudah berpengalaman. Mungkin lebih baik menghentikan latihan hingga Anda mendapatkan nasihat dari mereka.









b. Suara





Walaupun ada baiknya bermeditasi di tempat yang hening, tidaklah selalu mudah untuk menemukan tempat seperti ini. Di dalam kota kita mendengarkan suara lalu lintas, televisi, dan musik, anak-anak bermain, orang-orang mengobrol dan berteriak, suara kapal terbang di angkasa. Akan tetapi, jauh di pedesaan atau pegunungan yang tinggi juga ada suara burung dan hewan, suara angin, aliran air atau sungai. Tidaklah realistis jika kita berharap menemukan tempat yang sepenuhnya bebas dari kebisingan suara untuk meditasi, dan salah jika kita beranggapan bahwa kita hanya bisa bermeditasi ketika tidak ada suara, yang lebih penting adalah bagaimana kita belajar untuk menghadapinya.



Masalahnya tidak terlalu banyak terletak pada suara tersebut, melainkan bagaimana pikiran kita bereaksi terhadapnya. Jika suaranya terdengar menyenangkan, seperti musik yang kita sukai, kita akan merasa tertarik dan akan memperhatikannya, daripada memperhatikan obyek meditasi kita - inilah kemelekatan. Jika suaranya tidak menyenangkan, kita akan merasa terusik atau terganggu. Dalam kedua contoh tadi, kita menjadi terpaku pada suara sehingga akan sukar melepaskan diri kita darinya untuk melanjutkan meditasi. Pikiran kita mulai membuat komentar tentang suara bersangkutan: suara apa, suara siapa, mengingat pengalaman yang sama di masa lampau, memikirkan untuk menghentikannya dan seterusnya. Pemikiran dan perasaan seperti inilah yang menjadi masalah.



Cara terbaik untuk menghadapi situasi ini ialah menyadari apa yang sedang berlangsung di dalam pikiran Anda dan belajar untuk sekadar waspada akan suara tersebut tanpa bereaksi dan membuat komentar terhadapnya. Sadarilah bahwa Anda tidak bisa menghentikan dunia dari suara-suara tersebut hanya karena Anda bermeditasi, tetapi Anda bisa mengelola bagaimana pikiran Anda seharusnya bereaksi. Anda mungkin teringat ketika Anda sedang belajar untuk menghadapi ujian atau sedang asyik sekali membaca buku yang sangat bagus, dan betapa Anda tidak mempedulikan suara di lingkungan sekitar. Anda bisa belajar untuk melakukan hal yang sama ketika bermeditasi.



Satu cara untuk melakukannya ialah menetapkan motivasi yang kuat dan positif pada saat awal meditasi, sehingga Anda merasa ceria dan bersemangat untuk bermeditasi. Bersikap setengah hati terhadap meditasi atau memandangnya sebagai sebuah beban tugas akan mempersulit pemusatan perhatian.



Teknik bermanfaat lainnya ialah membuat catatan mental seperti "suara" atau "musik" atau "burung", lalu lepaskanlah dari pikiran dan kembalilah kesadaran Anda kepada obyek meditasi. Anda juga bisa membuat catatan mental atas reaksi apapun yang Anda perhatikan dalam pikiran: "merasa tertarik", atau "merasa terusik", "memikirkan" atau "mengingat", lalu lepaskanlah ini semua pula.



Mengelola pikiran Anda adalah solusi yang terbaik, tetapi boleh saja mencoba untuk menghentikan atau mengurangi suara tersebut jika memang tidak mengakibatkan bahaya bagi siapa pun. Anda juga bisa mengatur jadwal sedemikian sehingga bermeditasi ketika segala sesuatu telah lebih tenang, misalnya di pagi hari, atau dengan memakai penutup telinga!





(Sumber: Meditasi sebuah petunjuk praktis – Kathleen McDonald).

henry_gautama

Jumlah posting : 63
Points : 129
Reputation : 0
Join date : 30.06.09

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik