Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Tanya Jawab seputar Kundalini dng Raja Kudalini
Tue May 15, 2012 12:26 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 3
Sun Mar 25, 2012 4:42 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 2.
Sun Mar 25, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Kundalini Part 1 By TRIMURTI YOGA KUNDALINI
Sat Mar 24, 2012 9:24 pm by henry_gautama

» Kundalini-not Only in Hinduism
Sat Mar 24, 2012 8:52 pm by henry_gautama

» Pandangan Tantrayana ttg Pembangkitan Kundalini:
Fri Mar 23, 2012 9:52 pm by henry_gautama

» Beasiswa S1
Tue Mar 20, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Lowongan MANAGER OPERASIONAL
Tue Mar 20, 2012 4:37 pm by henry_gautama

» Mengenal lebih dekat Kundalini
Tue Mar 20, 2012 3:16 pm by henry_gautama

Connect Facebook
Samudera Hati (TYK)

Samudera Hati (TYK)

Gallery


December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Poll
Counter
Anda pengunjung yang ke :
www.samuderahati.co.cc

Statistics
Total 68 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah Enung Martina

Total 428 kiriman artikel dari user in 160 subjects

“Bersahabat dengan Keadaan”

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

“Bersahabat dengan Keadaan”

Post  Che Na on Wed Jul 01, 2009 12:39 pm

“Bersahabat dengan Keadaan”

Setiap hari menuju kekantor, saya harus melewati daerah yang selalu saja tergenang air. Apakah itu hujan, ataupun musim kemarau, jalan itu selalu tergenang air.

Ketika saya melewati jalan itu hari ini, saya melihat pengendara sepeda motor yang mengambil helmnya yang terjatuh kedalam genangan air. Tidak jauh dari tempat si pengendara motor banyak anak-anak sekolah yang berjalan beriringan tanpa memakai alas kaki, karena sepatu mereka tidak mereka pakai, melainkan mereka bawa dengan tangan mereka.

Pada saat melihat kejadian tersebut, saya berpikir bahwa “ mereka kog betah yah tinggal disini, dengan keadaan air yang selalu mereka lewati, padahal air itu sangat kotor dll.”.
Beberapa saat kemudian setelah mengamati keadaan tersebut saya menjadi teringat, dulu ketika saya bekerja di daerah kapuk muara, seringkali daerah tersebut terkena banjir dan kebakaran. Saya pernah bertanya kepada salah seorang karyawan yang bekerja di pabrik yang sama dengan saya “ ibu kenapa tidak pindah tempat tinggal saja, karena ibu sudah seringkali mengalami kejadian yang sama”. Si ibu menjawab “ yah, kami mau tinggal dimana lagi, kami sudah betah disini”.

Dari keadaan yang jika dilihat oleh mata orang luar, bahwa tempat tersebut tidak akan membuat nyaman. Tapi toh mereka betah dengan keadaan demikian.

Yang saya dapat dari kejadian ini adalah, mereka semua dapat “bersahabat dengan keadaan” mereka sekarang. Jika mereka tidak dapat bersahabat dengan keadaan disekeliling mereka, pasti tidak akan mungkin mereka betah tinggal begitu lama ditempat tersebut.

Sama halnya banyak dikalangan kita yang sering kali pindah kerja, atau pun tempat tinggal. Dengan alasan lingkungan kerja tidak nyaman, atau lingkungan tetangga tidak nyaman.
Disini yang menjadi titik pointnya adalah bukan dari lingkungan ataupun keadaan, melainkan kembali kepada diri kita semua. Apakah kita mampu untuk bersahabat dengan keadaan atau tidak???

_/\_
Che Na
1 Juli 2009

Che Na

Jumlah posting : 94
Points : 186
Reputation : 3
Join date : 29.06.09

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik