Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Tanya Jawab seputar Kundalini dng Raja Kudalini
Tue May 15, 2012 12:26 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 3
Sun Mar 25, 2012 4:42 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 2.
Sun Mar 25, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Kundalini Part 1 By TRIMURTI YOGA KUNDALINI
Sat Mar 24, 2012 9:24 pm by henry_gautama

» Kundalini-not Only in Hinduism
Sat Mar 24, 2012 8:52 pm by henry_gautama

» Pandangan Tantrayana ttg Pembangkitan Kundalini:
Fri Mar 23, 2012 9:52 pm by henry_gautama

» Beasiswa S1
Tue Mar 20, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Lowongan MANAGER OPERASIONAL
Tue Mar 20, 2012 4:37 pm by henry_gautama

» Mengenal lebih dekat Kundalini
Tue Mar 20, 2012 3:16 pm by henry_gautama

Connect Facebook
Samudera Hati (TYK)

Samudera Hati (TYK)

Gallery


December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Poll
Counter
Anda pengunjung yang ke :
www.samuderahati.co.cc

Statistics
Total 68 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah Enung Martina

Total 428 kiriman artikel dari user in 160 subjects

Ke-dewasa-an Diri

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Ke-dewasa-an Diri

Post  Che Na on Sat Oct 03, 2009 2:30 pm

Dewasa, kata yang paling sering kita dengar di manapun. Dimana ketika kita lahir, tumbuh menjadi remaja, yang kemudian terus bertumbuh menjadi dewasa, tua dan akhirnya meninggal.

Namun yang sering kita lihat bahwa kata "dewasa" kadang kala salah dalam menafsirkannya. Dimana kita sering mengartikan dewasa ketika usia sudah mulai beranjak dari 30an, sering kita menyebutnya mereka sudah dewasa.

Apakah benar demikian bahwa usia seseorang (biologis) disama artikan bahwa mereka juga telah dewasa??? Saya sering kali melihat malah sebaliknya, dimana orang-orang yang sudah "berumur" kadang mempunyai tingkah laku yang masih kekanak-kanakan.

Karena "keegoisan" mereka yang "katanya" sudah berumur maka mereka ingin dikatakan dewasa. Sedangkan yang kita lihat sendiri malah sebaliknya. Contoh, ada seorang ibu yang bertengkar dengan temannya hanya karena masalah sepele, ada karena masalah belanja-an di pasar, atau disekolah anak-anak mereka yang mencampur adukkan masalah anak mereka dengan masalah ibunya.

Jadi sebenarnya apa yang dimaksud dewasa? ketika saya mengamati bahwa seseorang dikatakan dewasa ketika orang itu dapat "memposisikan" segala sesuatunya sesuai dengan "porsinya" masing-masing.

Orang yang bisa menempatkan diri, dimanapun dia berada. Mau menanggalkan semua keegoisan diri, dengan cara rendah hati, membuka pola pikir, cara pandang dll.

Bijaksana dalam berpikir, dan bertindak itulah yang saya sebut sebagai "kedewasaan diri"

Semoga kita semua sadar bahwa usia biologis tidak sama dengan usia "kedewasaan" kita.


_/\_
Che Na
28 September 2009

Che Na

Jumlah posting : 94
Points : 186
Reputation : 3
Join date : 29.06.09

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ke-dewasa-an Diri

Post  semesta on Mon Oct 05, 2009 10:19 am

Jika demikian, bagaimana proses bertambah usia-nya "sesuatu" yang non-biologis tersebut ? karena untuk hal "Biologis", satu-hari sama dengan satu-hari .. 365 (kurang-lebih) hari sama dengan satu tahun.

Bagaimana dengan "sesuatu" yang non-biologis tersebut ?

<Me>

semesta

Jumlah posting : 54
Points : 96
Reputation : 0
Join date : 29.06.09

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik