Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Tanya Jawab seputar Kundalini dng Raja Kudalini
Tue May 15, 2012 12:26 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 3
Sun Mar 25, 2012 4:42 pm by henry_gautama

» KUNDALINI SHAKTI part 2.
Sun Mar 25, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Kundalini Part 1 By TRIMURTI YOGA KUNDALINI
Sat Mar 24, 2012 9:24 pm by henry_gautama

» Kundalini-not Only in Hinduism
Sat Mar 24, 2012 8:52 pm by henry_gautama

» Pandangan Tantrayana ttg Pembangkitan Kundalini:
Fri Mar 23, 2012 9:52 pm by henry_gautama

» Beasiswa S1
Tue Mar 20, 2012 4:39 pm by henry_gautama

» Lowongan MANAGER OPERASIONAL
Tue Mar 20, 2012 4:37 pm by henry_gautama

» Mengenal lebih dekat Kundalini
Tue Mar 20, 2012 3:16 pm by henry_gautama

Connect Facebook
Samudera Hati (TYK)

Samudera Hati (TYK)

Gallery


December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Poll
Counter
Anda pengunjung yang ke :
www.samuderahati.co.cc

Statistics
Total 68 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah Enung Martina

Total 428 kiriman artikel dari user in 160 subjects

Tapak Kaki Dipasir

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tapak Kaki Dipasir

Post  Che Na on Thu Sep 03, 2009 4:48 pm

Semalem seorang teman sms saya, yang berbunyi "Hidup itu seperti novel, banyak bab yang dibaca ada juga bab yang terlupakan. Tetapi ada 1 bab yang tak mungkin kita lupakan. Yaitu bagian, dimana aku mengenal kamu dan kita menjadi teman"

Sekilas membaca sms darinya membuat saya senang, tetapi beberapa saat kemudian tiba-tiba pikiran saya "melayang". Teringat dengan gambar "tapak kaki dipasir".

Pada saat itu saya membayangkan bahwa perjalanan hidup kita seperti berjalan diatas pasir. Setiap pasir yang kita telah "pijak" akan membekas yang kita sebut "tapak kaki". Namun tidak berapa lama angin bertiup kencang ataupun lambat pada akhirnya akan "mengembalikan" tapak kaki tersebut "keasal"nya.

Setiap langkah yang kita pijakkan akan membuat "bekas/tapak kaki", namun pada akhirnya "hilang" bersama tiupan angin.

Jika kita menyadari bahwa apapun yang pernah "membekas" dihati kita, selalu ingatlah bahwa itu layaknya seperti "tapak kaki dipasir" suatu saat akan sirna, hilang tak berbekas.

Oleh sebab itu ketika kita melangkahkan kaki, nikmatilah moment tersebut, sadari disaat kaki berpijak. Karena ketika kita mulai lagi melanjutkan langkah kaki, maka kita harus menyadari moment yang tadi kita tinggalkan akan "segera hilang".

Sama seperti ketika kita melakukan perbuatan baik, sadari dan nikmati pada saat kita melakukannya, setelah itu ingatlah akan "tapak kaki dipasir". Karena ketika kita terus saja "mengingat perbuatan baik" yang telah kita lakukan, maka kita mulai "melekatinya".

Begitu juga seorang teman, sahabat baik, orang-orang yang kita sayangi dan cintai, atau apapun itu ingatlah semua itu seperti "tapak kaki dipasir".

_/\_
Che Na
03 September 2009

Che Na

Jumlah posting : 94
Points : 186
Reputation : 3
Join date : 29.06.09

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik